Georama Karya Indonesia telah merampungkan survei bawah laut yang mencakup batimetri, klasifikasi dasar laut, dan pemeriksaan kelayakan rute untuk sebuah proyek di Indonesia timur.
Hasil yang diserahkan berupa satu set data terekonsiliasi, bukan tiga laporan terpisah. Ketika hasil pembacaan saling berbeda, perbedaan itu dicatat dan dijelaskan, bukan dirata-ratakan hingga hilang.
Perbedaan tersebut menjadi penting pada saat operator harus menanamkan modal. Survei yang menyembunyikan ketidakpastiannya sendiri tidak lebih murah; survei semacam itu hanya memindahkan biayanya ke tahap konstruksi.